Saturday, December 17, 2016

Kolam Renang Bukit Kecapi Tasikmalaya | My Ano

Oleh My Ano

TASIKEKSIS.BLOGSPOT.COM
Kolam renang di atas bukit , dengan pemandangan kebun teh cantik dan primadona di Tasikmalaya! Hiho hiho dah lama nih baru ngeblog lagi, Ceritanya tadi itu habis liburan nah gue tuh upload upload foto foto eksis gue gitu ke beberapa medsos gue Facebook, Ig sama BBM
Liburannya sih biasa aja nggak yang ngeluarin kocek gede gitu dan juga gak jauh jauh, cukup ke wisata lokal aja. Biasalah edisi kantong tipis namun tidak mau ketinggalan tetap ingin liburan, bikin senang hati sedikit bolehlah hiho, untuk refresing dari hiruk pikuk sehari hari. Nah
ternyata banyak yang tertarik tuh sama resort yang aku foto-fotoin itu dan banyak yang inbox nanyain alamat.
"Emang liburan kemana sih A Ano ?? "
Hehehe cuma ke Kolam renang aja kok hahay
Iyah tau kan kolam renang?

Berawal saat suatu malam, teman gue Nden mengirimkan sebuah foto tempat wisata via BBM, semacam kolam renang berkonsep pegunungan yang konon bernama Bukit Kecapi. Lumayan menarik, apalagi saat cuaca cerah seperti ini, berenang menjadi hal yang menyenangkan. Jika selama ini lebih sering berenang di pantai, rasanya ide bagus juga jika kali ini gue coba untuk berenang di tempat ini. Apalagi melihat fotonya, kolam ini sepertinya terletak di atas perbukitan dengan dihiasi pemandangan perkebunan teh dan langit biru sebagai atapnya.

kolam renang yang berada di Kecamatan Cigalontang kabupaten Tasikmalaya adalah tempatnya. Bernama Kolam Renang Bukit Kacapi dengan jarak sekitar 65 Kilometer dari pusat Kota Tasikmalaya dan sekitar 45 Kilometer dari Ibu Kota Kabupaten Tasikmalaya, Singaparna dan dengan ketinggian 950 meter diatas permukaan laut. Untuk menuju ke Kolam Renang ini lumayan agak sulit karena memang tidak ada petunjuk jalan. Dari Jalan Raya sekitar 70 meter dari jembatan Perbatasan Kab.Garut dan Kab.Tasikmalaya Belok ke kanan dimana terdapat jembatan kecil dan Pangkalan Ojek. Setelah itu ambil kanan jalan menurun sampai ke jembatan nanti belok kanan kembali dan ikuti jalan sampai ke perkebunan teh.

Terdapat tempat istirahat di atas bukit dari kolam renang dan juga ayunan dari kayu. dan hanya terdapat 1 WC / Kamar Mandi. Selain itu diluar area Kolam Renang terdapat Satu Warung sederhana yang menjual Makanan ringan, Gorengan dan minuman. Diwarung tersebut kalian bisa membayar tiket masuk seharga Rp.5000 untuk satu orang dan tidak dikenakan parkir maupun sewa ban. Untuk parkir sendiri tidak terdapat parkir khusus hanya di simpan di depan gerbang kolam renang. Untuk Ban terdapat beberapa ukuran ban yang dapat digunakan di kolam renang ada yang ukurannya Sangat besar, besar dan sedang. Air yang ada di kolam ini adalah air alami yang mengalir dan dialirkan kembali jadi tidak memakai kaporit. Air yang alami, dingin, udara sejuk serta di manjakan oleh pemandangan hamparan kebun teh Cantik.

Penasaran? itu juga yang gue rasakan saat pertama kali melihat biru nya air kolam yang jernih dengan pemandangan perbukitan kebun teh sebagai latar belakangnya. Panas mentari yang menyengat memang membuat gerah, semakin menggoda gue untuk langsung menceburkan diri ke kolam. Tapi tentunya anda tahu apa konsekuensinya jika berenang di tengah hari. Gue harus merelakan kulit agak sedikit gelap setelahnya. Jika ditranslate ke Bahasa Sunda istilahnya adalah tutung.

Dimana bumi dipijak, disitu kamera dijunjung. Sambil menunggu matahari condong ke Barat, ritual acara wajib di tempat wisata gue lakukan. Percayalah! hunting foto di tempat yang memang belum banyak orang yang tahu itu adalah sesuatu yang menyenangkan.

Jam dua siang matahari mulai bersahabat dengan bergerak ke arah Barat, mengurangi pancaran sinarnya siang itu. Awan kelabu mulai menggeliat bergerak dari kejauhan. It's time to gejebur!

No comments:

Post a Comment